Penderitaan
Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan manusia bertingkat-tingkat, ada yang berat dan ada juga yang ringan. Namun, peranan individu juga menentukan berat-tidaknya Intensitas penderitaan. Suatu perristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang, belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.
Akibat penderitaan yang bermacam-macam. Ada yang mendapat hikmah besar dari suatu penderitaan, ada pula yang menyebabkan kegelapan dalam hidupnya. Oleh karena itu, penderitaan belum tentu tidak bermanfaat. Penderitaan juga dapat ‘menular’ dari seseorang kepada orang lain, apalagi kalau yang ditulari itu masih sanak saudara.
Mengenai penderitaan yang dapat memberikan hikmah, contoh yang gamblang dapat dapat dicatat disini adalah tokoh-tokoh filsafat eksistensialisme. Misalnya Kierkegaard (1813-1855), seorang filsuf Denmark, sebelum menjadi seorang filsuf besar, masa kecilnya penuh penderitaan. Penderitaan yang menimpanya, selain melankoli karena ayahnya yang pernah mengutuk Tuhan dan berbuat dosa melakukan hubungan badan sebelum menikah dengan ibunya, juga kematian delapan orang anggota keluarganya, termaksud ibunya, selama dua tahun berturut-turut. Peristiwa ini menimbulkan penderitaan yang mendalam bagi Soren Kierkegaard, dan ia menafsirkan peristiwa ini sebagai kutukan Tuhan akibat perbuatan ayahnya. Keadaan demikian, sebelum Kierkegaard muncul sebagai filsuf, menyebabkan dia mencari jalan membebaskan diri (kompensasi) dari cengkraman derita dengan jalan mabuk-mabukan. Karena derita yang tak kunjung padam, Kierkegaard mencoba mencari “hubungan” dengan Tuhannya, bersamaan dengan keterbukaan hati ayahnya dari melankoli. Akhirnya ia menemukan dirinya sebagai seorang filsuf eksistensial yang besar.
Penderitaan Nietzsche (1844-1900), seorang filsuf Prusia, dimulai sejak kecil, yaitu sering sakit, lemah, serta kematian ayahnya ketika ia masih kecil. Keadaan ini menyebabkan ia suka menyendiri, membaca dan merenung diantara kesunyian sehingga ia menjadi filsuf besar.
Lain lagi dengan filsuf Rusia yang bernama Berdijev (1874-1948). Sebelum dia menjadi filsuf, ibunya sakit-sakitan. Ia menjadi filsuf juga akibat menyaksikan masyarakatnya yang sangat menderita dan mengalami ketidakadilan.
Sama halnya dengan filsuf Sartre (1905-1980) yang lahir di Paris, Perancis. Sejak kecil fisiknya lemah, sensitif, sehingga dia menjadi cemoohan teman-teman sekolahnya. Penderitaanlah yang menyebabkan ia belajar keras sehingga menjadi filsuf yang besar.
Masih banyak contoh lainnya yang menunjukkan bahwa penderitaan tidak selamanya berpengaruh negatif dan merugikan, tetapi dapat merupakan energi pendorong untuk menciptakan manusia-manusia besar.
Contoh lain ialah penderitaan yang menimpa pemimpin besar umat Islam, yang terjadi pada diri Nabi Muhammad. Ayahnya wafat sejak Muhammad dua bulan di dalam kandungan ibunya. Kemudian, pada usia 6 tahun, ibunya wafat. Dari peristiwa ini dapat dibayangkan penderitaan yang menimpa Muhammad, sekaligus menjadi saksi sejarah sebelum ia menjadi pemimpin yang paling berhasil memimpin umatnya (versi Michael Hart dalam Seratus Tokoh Besar Dunia).
Penderitaan dan Kenikmatan
Tujuan manusia yang paling populer adalah kenikmatan, sedangkan penderitaan adalah sesuatu yang selalu dihindari oleh manusia. Oleh karena itu, penderitaan harus dibedakan dengan kenikmatan, dan penderitaan itu sendiri sifatnya ada yang lama dan ada yang sementara. Hal ini berhubungan dengan penyebabnya. Macam-macam penderitaan menurut penyebabnya, antara lain: penderitaan karena alasan fisik, seperti bencana alam, penyakit dan kematian; penderitaan karena alasan moral, seperti kekecewaan dalam hidup, matinya seorang sahabat, kebencian orang lain, dan seterusnya.Semua ini menyangkut kehidupan duniawi dan tidak mungkin disingkirkan dari dunia dan dari kehidupan manusia.
Penderitaan dan kenikmatan muncul karena alasan “saya suka itu” atau “sesuatu itu menyakitkan”. Kenikmatan dirasakan apabila yang dirasakan sudah didapat, dan penderitaan dirasakan apabila sesuatu yang menyakitkan menimpa dirinya. Aliran yang ingin secara mutlak menghindari penderitaan adalah hedonisme, yaitu suatu pandangan bahwa kenikmatan itu merupakan tujuan satu-satunya dari kegiatan manusia, dan kunci menuju hidup baik. Penafsiran hedonisme ada dua macam, yaitu:
1. Hedonisme psikologis yang berpandangan bahwa semua tindakan diarahkan untuk mencapai kenikmatan dan menghindari penderitaan.
2. Hedonisme etis yang berpandangan bahwa semua tindakan ‘harus’ ditujukan kepada kenikmatan dan menghindari penderitaan.
Kritik terhadap hedonisme ialah bahwa tidak semua tindakan manusia hedonistis, bahkan banyak orang yang tampaknya merasa bersalah atas kenikmatan-kenikmatan mereka. Dan hal ini menyebabkan mereka mengalami penderitaan. Pandangan Hedonis psikologis ialah bahwa semua manusia dimotivasi oleh pengejaran kenikmatan dan penghindaran penderitaan. Mengejar kenikmatan sebenarnya tidak jelas, sebab ada kalanya orang menderita dalam rangka latihan-latihan atau menyertai apa yang ingin dicapai atau dikejarnya. Kritik Aristoteles ialah bahwa puncak etika bukan pada kenikmatan, melainkan pada kebahagiaan. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kenikmatan bukan tujuan akhir, melainkan hanya “pelengkap” tindakan. Berbeda dengan John Stuart Mill yang membela Hedonisme melalui jalan terhormat, utilitarisme yaitu membela kenikmatan sebagai kebaikan tertinggi. Suatu tindakan itu baik sejauh ia lebih “berguna” dalam pengertian ini, yaitu sejauh tindakan memaksimalkan kenikmatan dan meninimalkan penderitaan.
Penderitaan dan Kasihan
Kembali kepada masalah penderitaan, muncul Nietzsche yang memberontak terhadap pernyataan yang berbunyi: “Dalam menghadapi penderitaan itu, manusia merasa kasihan”. Menurut Nietzche, pernyataan ini tidak benar, penderiutaan itu adalah suatu kekurangan vitalitas. Selanjutnya ia berkata, “sesuatu yang vital dan kuat tidak menderita, oleh karenanya ia dapat hidup terus dan ikut mengembangkan kehidupan semesta alam. Orang kasihan adalah yang hilang vitaliatasnya, rapuh, busuk dan runtuh. Kasihan itu merugikan perkembangan hidup”. Sehingga dikatakannya bahwa kasihan adalah pengultusan penderitaan. Pernyataan Nietzsche ini ada kaitannya dengan latar belakang kehidupannya yang penuh penderitaan. Ia mencoba memberontak terhadap penderitaan sebagai realitas dunia, ia tidak menerima kenyataan. Seolah-olah ia berkata, penderitaan jangan masuk ke dalam hidup dunia. Oleh karena itu, kasihan yang tertuju kepada manusia harus ditolak, katanya.
Pandangan Nietzsche tidak dapat disetujui karena: pertama, di mana letak humanisnya dan aliran existensialisme. Kedua, bahwa penderitaan itu ada dalam hidup manusia dan dapat diatasi dengan sikap kasihan. Ketiga, tidak mungkin orang yang membantu penderita, menyingkir dan senang bila melihat orang yang menderita. Bila demikian, maka itu yang disebut sikap sadisme. Sikap yang wajar adalah menaruh kasihan terhadap sesama manusia dengan menolak penderitaan, yakni dengan berusaha sekuat tenaga untuk meringankan penderitaan, dan bila mungkin menghilangkannya
.
Penderitaan dan Noda Dosa pada Hati Manusia.
Penderitaan juga dapat timbul akibat noda dosa pada hati manusia (Al-Ghazali, abad ke 11). Menurut Al-Ghazali dalam kitabnya Ihyaa’ Ulumudin, orang yang suka iri hati, hasad, dengki akan menderita hukuman lahir-batin, akan merasa tidak puas dan tidak kenal berterima kasih. Padahal dunia tidak berkekurangan untuk orang-orang di segala zaman. Allah SWT telah memberi ilmu dan kekayaan atau kekuasaan-Nya, karena itu penderitaan-penderitaan lahir ataupun batin akan selalu menimpa orang-orang yang mempunyai sifat iri hati, hasad, dengki selama hidupnya sampai akhir kelak.
Untuk mengobati hati yang menderita ini, sebelumnya perlu diketahui tanda- tanda hati yang sedang gelisah (hati yang sakit). Perlu diketahui bahwa setiap anggota badan diciptakan untuk melakukan suatu pekerjaan. Apabila hati sakit maka ia tidak dapat melakukan pekerjaan dengan sempurna ia kacau dan gelisah. Ciri hati yang tidak dapat melakukan pekerjaan ialah apabila ia tidak dapat berilmu, berhikmah, bermakrifat, mencintai Allah dengan menyembah-Nya, merasa erat dan nikmat mengingat-Nya.
Sehubungan dengan pernyataan ciri-ciri yang menderita, Allah berfirman:
“Aku tidak menciptakan jin dan manusia selain hanya untuk menyembah kepada-Ku”. (QS. 51: 56)
“Barangsiapa merasa mengerti sesuatu, tetapi tidak mengenal Allah, sesungguhnya orang tersebut tidak mengerti apa-apa. Barangsiapa mempunyai sesuatu yang dicintainya lebih daripada mencintai Allah, maka sesungguhnya hatinya sakit. “katakanlah, hai Muhammad, apabila orang tuamu, anakmu, saudaramu, istrimu, handai tolanmu, harta bendamu yang engkau tumpuk dalam simpanan serta barang dagangan yang yang engkau khawatirkan ruginya dan rumah tempat tinggal yang kamu senangi itu lebih kamu cinta daripada Allah dan Rasul-Nya serta berjuang di jalan Allah, maka tunggulah sampai perintah Allah datang”. (QS. 9: 24).
Hal lain yang menimbulkan derita terhadap seseorang adalah merasakan suatu keinginan atau dorongan yang tidak dapat diterima atau menimbulkan keresahan, gelisah, atau derita. Maka ia pun berusaha menjauhkan diri dari lingkup kesadaran atau perasaannya. Akhirnya, keinginan atau dorongan itu tertahan dalam alam bawah sadar. Namun, sering orang itu mengekspresikan keinginan atau dorongan itu secara tidak sadar atau dengan ucapan yang keliru. Atau, apakah orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya mengira bahwa Allah tidak akan menampakkan kedengkian mereka?
“Dan kalau Kami mengkhendaki, niscaya Kami tunjukkan mereka kepadamu, sehingga kamu dapat benar-benar mengenal mereka dengan tanda-tandanya, tetapi kamu mengenal mereka dari bicara mereka, dan Allah mengetahui perbuatan-perbuatan kamu”. (QS. 47: 29-30).
Demikianlah Al-Quran telah mengisyaratkan tentang adanya ciri-ciri orang yang tidak sadar (menderita) lewat kata-kata yang keliru, sejak 14 abat yang lalu sebelum dikemukakan oleh Freud, penemu teori psikoanalisis. Bahkan sebuah hadist mengatakan:
“Tak seorang pun yang menyembunyikan suatu rahasia kecuali jika Allah akan memberinya penutup. Apabila penutup itu baik, maka rahasia itu baik, dan apabila penutup itu buruk maka buruk pula rahasia itu”. (Tafsir Ibn Katsir, Vol. 4 hal. 180).
Obat supaya hati sehat di firmankan Allah sebagai berikut:
“Kecuali orang yang datang ke hadirat Allah SWT dengan hati yang suci”. (QS. 26: 89 ).
Jadi, mengenal atau makrifat kepada Allah yang membawa semangat taat kepada Allah SWT dengan cara menentang hawa nafsu, merupakan obat untuk menyembuhkan penyakit dalam hati (menderita gelisah) (Al-Ghazali, abad ke-11).
sumber : http://exalute.wordpress.com/
Senin, 31 Mei 2010
Manusia dan Harapan
Harapan berasal dari kata harap, artinya keinginana supaya sesuatu terjadi, yang memepunyi harapan atau keinginan itu hati. Putus harapan berararti putus asa.
Harapan artinya keinginan yang belum terwujdkan. Setiap orang memepunyai harapan tanpa harapan manusia tidak ada artinya sebagai manausia,menurut kodratnya dalam diiri manusia ada dorongan kodarat dan dorongan kebuatuahan hidup. kebutuhan hidup ini meliputi kebutuhan jasmani dan rohani. Kebutuhan jasmani ialah pangan, sandang, dan papan. Sedangkan kebutuhan rohani meliputi kebahagiaan kesejahteraan, kepuasan hiburan dan sebagainya.
Berdasarkan dorongan kebutuhan, baik kebutuhan kodrat dan kebutuhan hidup maka orang mengharapkan agar kebutuhan hidup itu terpenuhi. Sehubungan dengan kebutuhan kebutuhna manuisia, Abraham maslow mengktagorikan kebutuhan manusia menjadi lima macam, antara lain:
Harapan ku untuk memeperoleh kelangsungan hidup
Harapan uuntuk memeperoleh keamanan
Harapan untuk memiliki kebutuhan hak dan kewajibanuntuk mencintai dan dicintai
Harapan uuntuk memeperoleh status atau untuk diterima atau diakui lingkungan.
Harapan untuk memeperoleh perwujudan dan cita-cita
Kepercayaan berasal dari kata percaya yang artinay meruapakan mengakui atau menyakini akan kebenaran . kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakkuan atau keyakinan atau kebenaran.
Sedangkan kebenaran, menurut poedjawiyatna dalam bukunya etikafilsafat tingkah laku, merupakan cita-ciita orang yang tahu. Sudah tentu Dallam hal ini kebenaran tersebut adalah kebenaran yang logis. Bagaimana sulitnya mencapai kebenarn yang logis. Tidak seorang pun yang menginginkan kekeliruan.ini ternyata pula dalam usaha iilmu dalam mencapai kebenaran. Orang tidak memperhitungakan susah payah dan biaya. Tujuanya ialah kebenaran.
Kekeliruan buakanlah objek etika dank arena kekeliruan orang tidak dianggap buruk lain halnya berdustaatau bohong adalah tindakan etis yang buruk. Jelas kebenaran atau tidak kebenaran itu timbul dari manusia. Dasar dari kepercayaan adalah kebenaran, sumber dari kebenaran adalah manusia. Karena itu sesuai dengan contohnya didepan maka kepercayaan dapat dibedakan atas:
Kepercayaan pada diri sendiri
Pada hakikatnya merupakan percaya pada Tuhan YME. Percaya diri sendiri yaitu mennganggap dirinya tidak salah, dirinya menang dirinya mampu mengerjakan uyang diserahkan atau yang dipercayakakn kepadanya.
Kepercayaan pada orang lain
Kepercayaan ini bisa berupa kepercayaan kepada siapa saja.dan sudah tentu percaya pada hati kajtra nurani. Atau terhadap kebenarannya.
Kepercayaan pada pemerintah
Menurut buku etika, Filsafat Tingkah karya Prof. I.R. poedjawiyatnya. Negara itu berasal dari Tuhan. Setidaknya kedaulatan tertinggi ada pada Tuhan. Namaun pada pandsangan demokratis mengatakan bahawa kedaulatan adalah milik rakyat. Dan penjelmaan rakyat adalah negar melelui pemerintahan khusus.
Kepercayaan kepada Tuhan
Kepercayaan kepada Tuhan sangatlah pentiing. Kerena keberadaan manusia bukan dengan dirinya sendiri, mtetapi diciptakakn oleh Tuhan. Dan kepercayaan kepada Tuhanlah berarti keyakinan dan pengakuan akan kebenaran. Beberapa usaha dilakukan manusia untuk meningkatkan rasa percayanya sesuai pribadi, kondisi, situasi dan lingkungan.
Harapan Terakhir
Menurut Aris Toteles, kehidupan ini berasal dari generatio spontanea, artinya kehidupan itu terjadi dengan sendirinya. Ia belum sampai pada pemikiran bahwa segala sesuatu yang ada di bumi dan jagad raya berasal dari Tuhan.
Manusia memiliki kebutuhan jasmani, diperoleh dengan mencukupi kebutuhan hidup yang bersifat kebendaan, sedangkan kebutuhan rohaninya dicukupi dengan hal-hal yang sifatnya rohani, khususnya keagamaan. Ada yang dalam pandangan hidupnya hanya ingin memuaskan kehidupan duniawi sehingga ia memuaskan diri pada semua kenikmatan jasmaninya. Ada pula yang pandangan hidupnya justru sebaliknya. Agama Islam mengajarkan manusia tidak hanya mengejar kebutuhan yang bersifat duniawi saja, tetapi juga bersifat ukhrowi.
Semakin tinggi kesadaran kehidupan beragama semakin yakinlah mereka bahwa semua manusia akhirnya akan mati. Dunia yang serba gemerlap akan ditinggalkan dan akan hidup di dalam akhirat yang abadi.
Bagi orang atheis dengan pandangan matrealistis, mereka tidak percaya akan adanya Tuhan. Mati babgi mereka bukan karena rohnya kembali kepada Tuhan, tetapi karena jantungnya berhentu berdenyut. Sebaliknya, bagi yang percaya pada Tuhan, meyakini bahwa seseorang yang meniggal akan kembali kepada asalnya, yaitu Tuhan.
Dengan pengetahuan dan pengertian agama tentang kehidupan abadi setelah orang meninggal, manusia menjalankan ibadahnya. Ia menjalnakan perintah Tuhan melalui agama, dan menjauhi larangan-Nya. Manusia menjalankan hal itu karena sadar sebagai makhluk kecil yang tidak akan berdaya terhadap kekuasaan Tuhan. Kehidupan dunia yang sifatnya sementara dikalahkan demi kehidupan abadi di akhirat karena tahu bagaiman beratnya siksaan di neraka dan bagimana bahagianya di surga. Kebaikan di surga yang abadi inilah yang merupakan harapan terkhir manusia.
sumber : http://kanal3.wordpress.com/
Harapan artinya keinginan yang belum terwujdkan. Setiap orang memepunyai harapan tanpa harapan manusia tidak ada artinya sebagai manausia,menurut kodratnya dalam diiri manusia ada dorongan kodarat dan dorongan kebuatuahan hidup. kebutuhan hidup ini meliputi kebutuhan jasmani dan rohani. Kebutuhan jasmani ialah pangan, sandang, dan papan. Sedangkan kebutuhan rohani meliputi kebahagiaan kesejahteraan, kepuasan hiburan dan sebagainya.
Berdasarkan dorongan kebutuhan, baik kebutuhan kodrat dan kebutuhan hidup maka orang mengharapkan agar kebutuhan hidup itu terpenuhi. Sehubungan dengan kebutuhan kebutuhna manuisia, Abraham maslow mengktagorikan kebutuhan manusia menjadi lima macam, antara lain:
Harapan ku untuk memeperoleh kelangsungan hidup
Harapan uuntuk memeperoleh keamanan
Harapan untuk memiliki kebutuhan hak dan kewajibanuntuk mencintai dan dicintai
Harapan uuntuk memeperoleh status atau untuk diterima atau diakui lingkungan.
Harapan untuk memeperoleh perwujudan dan cita-cita
Kepercayaan berasal dari kata percaya yang artinay meruapakan mengakui atau menyakini akan kebenaran . kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakkuan atau keyakinan atau kebenaran.
Sedangkan kebenaran, menurut poedjawiyatna dalam bukunya etikafilsafat tingkah laku, merupakan cita-ciita orang yang tahu. Sudah tentu Dallam hal ini kebenaran tersebut adalah kebenaran yang logis. Bagaimana sulitnya mencapai kebenarn yang logis. Tidak seorang pun yang menginginkan kekeliruan.ini ternyata pula dalam usaha iilmu dalam mencapai kebenaran. Orang tidak memperhitungakan susah payah dan biaya. Tujuanya ialah kebenaran.
Kekeliruan buakanlah objek etika dank arena kekeliruan orang tidak dianggap buruk lain halnya berdustaatau bohong adalah tindakan etis yang buruk. Jelas kebenaran atau tidak kebenaran itu timbul dari manusia. Dasar dari kepercayaan adalah kebenaran, sumber dari kebenaran adalah manusia. Karena itu sesuai dengan contohnya didepan maka kepercayaan dapat dibedakan atas:
Kepercayaan pada diri sendiri
Pada hakikatnya merupakan percaya pada Tuhan YME. Percaya diri sendiri yaitu mennganggap dirinya tidak salah, dirinya menang dirinya mampu mengerjakan uyang diserahkan atau yang dipercayakakn kepadanya.
Kepercayaan pada orang lain
Kepercayaan ini bisa berupa kepercayaan kepada siapa saja.dan sudah tentu percaya pada hati kajtra nurani. Atau terhadap kebenarannya.
Kepercayaan pada pemerintah
Menurut buku etika, Filsafat Tingkah karya Prof. I.R. poedjawiyatnya. Negara itu berasal dari Tuhan. Setidaknya kedaulatan tertinggi ada pada Tuhan. Namaun pada pandsangan demokratis mengatakan bahawa kedaulatan adalah milik rakyat. Dan penjelmaan rakyat adalah negar melelui pemerintahan khusus.
Kepercayaan kepada Tuhan
Kepercayaan kepada Tuhan sangatlah pentiing. Kerena keberadaan manusia bukan dengan dirinya sendiri, mtetapi diciptakakn oleh Tuhan. Dan kepercayaan kepada Tuhanlah berarti keyakinan dan pengakuan akan kebenaran. Beberapa usaha dilakukan manusia untuk meningkatkan rasa percayanya sesuai pribadi, kondisi, situasi dan lingkungan.
Harapan Terakhir
Menurut Aris Toteles, kehidupan ini berasal dari generatio spontanea, artinya kehidupan itu terjadi dengan sendirinya. Ia belum sampai pada pemikiran bahwa segala sesuatu yang ada di bumi dan jagad raya berasal dari Tuhan.
Manusia memiliki kebutuhan jasmani, diperoleh dengan mencukupi kebutuhan hidup yang bersifat kebendaan, sedangkan kebutuhan rohaninya dicukupi dengan hal-hal yang sifatnya rohani, khususnya keagamaan. Ada yang dalam pandangan hidupnya hanya ingin memuaskan kehidupan duniawi sehingga ia memuaskan diri pada semua kenikmatan jasmaninya. Ada pula yang pandangan hidupnya justru sebaliknya. Agama Islam mengajarkan manusia tidak hanya mengejar kebutuhan yang bersifat duniawi saja, tetapi juga bersifat ukhrowi.
Semakin tinggi kesadaran kehidupan beragama semakin yakinlah mereka bahwa semua manusia akhirnya akan mati. Dunia yang serba gemerlap akan ditinggalkan dan akan hidup di dalam akhirat yang abadi.
Bagi orang atheis dengan pandangan matrealistis, mereka tidak percaya akan adanya Tuhan. Mati babgi mereka bukan karena rohnya kembali kepada Tuhan, tetapi karena jantungnya berhentu berdenyut. Sebaliknya, bagi yang percaya pada Tuhan, meyakini bahwa seseorang yang meniggal akan kembali kepada asalnya, yaitu Tuhan.
Dengan pengetahuan dan pengertian agama tentang kehidupan abadi setelah orang meninggal, manusia menjalankan ibadahnya. Ia menjalnakan perintah Tuhan melalui agama, dan menjauhi larangan-Nya. Manusia menjalankan hal itu karena sadar sebagai makhluk kecil yang tidak akan berdaya terhadap kekuasaan Tuhan. Kehidupan dunia yang sifatnya sementara dikalahkan demi kehidupan abadi di akhirat karena tahu bagaiman beratnya siksaan di neraka dan bagimana bahagianya di surga. Kebaikan di surga yang abadi inilah yang merupakan harapan terkhir manusia.
sumber : http://kanal3.wordpress.com/
7 Makanan Penghancur Lemak
"Granola bar" tinggi serat
Saat kita mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat sekaligus kaya serat, kemampuan tubuh dalam membakar kalori akan meningkat hingga dua kali lipat. Begitulah simpulan sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris. Nikmati granola bar yang mengandung minimal 4 gram serat sebelum berolahraga.
Granola bar dapat menurunkan kadar insulin di dalam darah sehingga tubuh kehilangan kemampuan membakar lemak dengan efektif, demikian menurut Lisa Dorfman RD, asisten profesor di University of Miami, Amerika Serikat.
"Flaxseed"
Flaxseed atau biji rami adalah bahan makanan yang kaya akan serat dan lemak baik. Selain itu, beberapa penelitian mengungkapkan bahwa flaxseed juga mengandung estrogen yang mampu meredakan gejala ketidakstabilan hormon. Pilihlah flaxseed dalam bentuk biji-bijian kering. Flaxseed kering dapat disantap bersama sereal, sup, salad, atau smoothies. Selain itu, flaxseed bisa menjadi pengganti tepung canola atau jagung untuk membuat muffin. Rasionya, 120 gr flaxseed berbanding 40 gr tepung canola (atau jagung).
Catatan khusus: ketika muffin sudah matang, kecilkan api perlahan supaya warna flaxseed menjadi coklat merata.
Flaxseed bisa dibeli di supermarket atau hipermarket.
Saus pedas
Siapa bilang makanan sehat harus tidak enak? Makanan penuh rasa ternyata bisa juga sehat. Coba tambahkan rasa pedas ke dalam makanan kita sehari-hari. Dijamin lemak akan lebih mudah terbakar. Ini adalah kesimpulan yang didapat dari penelitian di Australia terhadap 36 relawan pria dan wanita. Menurut peneliti, cabai mengandung kapkaisin yang mampu meningkatkan kadar insulin di dalam tubuh sehingga kemampuan tubuh membakar lemak akan meningkat sebesar 32 persen.
Bawang bombay
Bersyukurlah mereka yang hobi makan bawang bombay. Informasi dari American Journal of Clinical Nutrition mengatakan, bawang bombay banyak mengandung phytochemical untuk meluruhkan tumpukan lemak di tubuh, ampuh membunuh virus, serta membasmi jamur. Bumbu lain yang banyak mengandung phytochemical adalah bawang putih.
Moster ("mustard")
Rasanya agak pedas dan menyengat (mirip wasabi). Bijinya yang masih mentah berwarna coklat muda dan mengandung kunyit. Jurnal Endocrinology menyebutkan bahwa kandungan kunyit di dalam moster bermanfaat memperlambat penyerapan lemak oleh tubuh. Moster siap pakai berbentuk pasta berwarna kuning atau kecoklatan dan bisa dibeli di pasar swalayan. Nikmat disajikan dengan sandwich atau sebagai campuran salad sayuran.
Kayu manis
Jadikan sebagai pengganti gula dan berat badan pun akan turun 2-3 kg dalam setahun tanpa bersusah payah. Pasalnya, kayu manis tidak mengandung kalori. Coba bandingkan dengan 1 sendok teh gula pasir mengandung 16 kalori. Manfaat lain dari penggunaan kayu manis adalah kesehatan organ hati lebih terjaga. Sebab, kayu manis mampu meningkatkan level hormon estrogen yang berfungsi mencegah kerusakan hati, menjaga keseimbangan mood, menurunkan level kolesterol sebanyak 18 persen, serta trigliserida sebanyak 30 persen.
Kacang kenari
Ketimbang mengudap keripik kentang kemasan yang dicurigai penuh dengan sodium lebih baik mengudap kacang kenari. Kacang kenari kaya akan asam lemak Omega-3 dan serat yang dapat membuat kita kenyang lebih lama dan menjaga kesehatan sel-sel tubuh. Para ilmuwan dari Australia menemukan bahwa relawan yang mengonsumsi 8-10 kacang kenari setiap hari berat badannya lebih cepat turun dibandingkan dengan relawan yang tidak mengonsumsi kacang kenari. Plus, kadar insulin turun, sehingga lemak tidak mudah menumpuk. Penelitian ini dilakukan terhadap para penderita diabetes yang sedang menjalankan diet rendah lemak.
Sumber : kompas.com
Saat kita mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat sekaligus kaya serat, kemampuan tubuh dalam membakar kalori akan meningkat hingga dua kali lipat. Begitulah simpulan sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris. Nikmati granola bar yang mengandung minimal 4 gram serat sebelum berolahraga.
Granola bar dapat menurunkan kadar insulin di dalam darah sehingga tubuh kehilangan kemampuan membakar lemak dengan efektif, demikian menurut Lisa Dorfman RD, asisten profesor di University of Miami, Amerika Serikat.
"Flaxseed"
Flaxseed atau biji rami adalah bahan makanan yang kaya akan serat dan lemak baik. Selain itu, beberapa penelitian mengungkapkan bahwa flaxseed juga mengandung estrogen yang mampu meredakan gejala ketidakstabilan hormon. Pilihlah flaxseed dalam bentuk biji-bijian kering. Flaxseed kering dapat disantap bersama sereal, sup, salad, atau smoothies. Selain itu, flaxseed bisa menjadi pengganti tepung canola atau jagung untuk membuat muffin. Rasionya, 120 gr flaxseed berbanding 40 gr tepung canola (atau jagung).
Catatan khusus: ketika muffin sudah matang, kecilkan api perlahan supaya warna flaxseed menjadi coklat merata.
Flaxseed bisa dibeli di supermarket atau hipermarket.
Saus pedas
Siapa bilang makanan sehat harus tidak enak? Makanan penuh rasa ternyata bisa juga sehat. Coba tambahkan rasa pedas ke dalam makanan kita sehari-hari. Dijamin lemak akan lebih mudah terbakar. Ini adalah kesimpulan yang didapat dari penelitian di Australia terhadap 36 relawan pria dan wanita. Menurut peneliti, cabai mengandung kapkaisin yang mampu meningkatkan kadar insulin di dalam tubuh sehingga kemampuan tubuh membakar lemak akan meningkat sebesar 32 persen.
Bawang bombay
Bersyukurlah mereka yang hobi makan bawang bombay. Informasi dari American Journal of Clinical Nutrition mengatakan, bawang bombay banyak mengandung phytochemical untuk meluruhkan tumpukan lemak di tubuh, ampuh membunuh virus, serta membasmi jamur. Bumbu lain yang banyak mengandung phytochemical adalah bawang putih.
Moster ("mustard")
Rasanya agak pedas dan menyengat (mirip wasabi). Bijinya yang masih mentah berwarna coklat muda dan mengandung kunyit. Jurnal Endocrinology menyebutkan bahwa kandungan kunyit di dalam moster bermanfaat memperlambat penyerapan lemak oleh tubuh. Moster siap pakai berbentuk pasta berwarna kuning atau kecoklatan dan bisa dibeli di pasar swalayan. Nikmat disajikan dengan sandwich atau sebagai campuran salad sayuran.
Kayu manis
Jadikan sebagai pengganti gula dan berat badan pun akan turun 2-3 kg dalam setahun tanpa bersusah payah. Pasalnya, kayu manis tidak mengandung kalori. Coba bandingkan dengan 1 sendok teh gula pasir mengandung 16 kalori. Manfaat lain dari penggunaan kayu manis adalah kesehatan organ hati lebih terjaga. Sebab, kayu manis mampu meningkatkan level hormon estrogen yang berfungsi mencegah kerusakan hati, menjaga keseimbangan mood, menurunkan level kolesterol sebanyak 18 persen, serta trigliserida sebanyak 30 persen.
Kacang kenari
Ketimbang mengudap keripik kentang kemasan yang dicurigai penuh dengan sodium lebih baik mengudap kacang kenari. Kacang kenari kaya akan asam lemak Omega-3 dan serat yang dapat membuat kita kenyang lebih lama dan menjaga kesehatan sel-sel tubuh. Para ilmuwan dari Australia menemukan bahwa relawan yang mengonsumsi 8-10 kacang kenari setiap hari berat badannya lebih cepat turun dibandingkan dengan relawan yang tidak mengonsumsi kacang kenari. Plus, kadar insulin turun, sehingga lemak tidak mudah menumpuk. Penelitian ini dilakukan terhadap para penderita diabetes yang sedang menjalankan diet rendah lemak.
Sumber : kompas.com
Manusia dan Pandangan Hidup
Kebudayaan dan pandangan terhadap hidup tidak lain adalah segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi manusia. Dalam pikiran dan perasaan manusia, ada beberapa faktor penting yang harus menjadikan manusia sebagai makhluk yang berakal, yakni :
Pandangan hidup.
Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati, karena pandangan hidup akan menentukan masa depan seseorang. Adapun arti dari kata pandangan hidup itu adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, dan petunjuk hidup di dunia. Pedoman atau pertimbangan mempunyai sebuah arti yang lebih mendalam yaitu hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Kemudian pandangan hidup itu bukanlah timbu seketika atau dalam waktu yang singkat, melainkan melalui sebuah proses yang waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat di uji kebenarannya dan diterima oleh akal manusia.
Pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya, yaitu :
Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yangterdapat pada Negara tersebut.
Pandangan hidup hasil dari sebuah renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Pada dasarnya pandangan hidup memiliki beberapa unsur yaitu cita-cita, kebajikan, usaha, dan keyakinan/ kepercayaan. Dari keempat unsur tersebut merupakan satu rangkaian kesatuan yang tidak tepisahkan.
A. Cita-cita
Menurut kamus umum bahasa Indonesia, yang disebut cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa mendatang.
Iya atau tidaknya cita-cita seseorang tercapai bergantung oleh 3 faktor yaitu :
Faktor manusia yang mau mencapai cita-cita ditentukan oleh kualitas manusianya. Apabila orang yang tidak berkemauan, maka apa yang dia cita-cita merupakan sebuah khayalan saja.
Faktor kondisi yang mempengaruhi tercapainya cita-cita, pada umumnya dapat disebut yang menguntungkan atau yang menghambat.
Faktor tingginya cita-cita yang merupakan faktor ketiga dalam mencapai cita-cita.
B. Kebajikan
Kebajikan atau kebaikan adalah perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika.
Sesuatu yang baik bagi masyarakat, belum tentu baik oleh segelintir orang yang ada si dalam wilayah bermasyarakat itu. Dengan demikian seseorang harus menuruti kepada apa yang baik bagi masyarakat atau orang banyak. Namun baik atau buruk dilihat menurut suara hati sendiri, meskipun harus diukur dengan pendapat umum. Tetapi janganlah suara hati atau pendapat kita diperkosa begitu saja.
C. Usaha dan perjuangan
Usaha dan perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Setiap manusia harus kerja keras untuk melanjutkan hidupnya. Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak atau ilmu maupun dengan tenaga atau jasmani atau dengan kedua-keduanya.
D. Keyakinan atau kepercayaan
Keyakinan atau kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan. Menurut Prof.Dr.Harun Nasution, ada tiga aliran filsafat, yaitu
Aliran Naturalisme : aliran yang menghubungkan bahwa kekuatan gaib adalah kekuatan yang tertinggi.
Aliran intelektualisme : aliran yang berdasarkan dari logika dan akal.
Aliran Gabugan : aliran yang menggabungkan antara kekuatan gaib dan logika atau akal.
Pandangan hidup.
Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati, karena pandangan hidup akan menentukan masa depan seseorang. Adapun arti dari kata pandangan hidup itu adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, dan petunjuk hidup di dunia. Pedoman atau pertimbangan mempunyai sebuah arti yang lebih mendalam yaitu hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Kemudian pandangan hidup itu bukanlah timbu seketika atau dalam waktu yang singkat, melainkan melalui sebuah proses yang waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat di uji kebenarannya dan diterima oleh akal manusia.
Pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya, yaitu :
Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yangterdapat pada Negara tersebut.
Pandangan hidup hasil dari sebuah renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Pada dasarnya pandangan hidup memiliki beberapa unsur yaitu cita-cita, kebajikan, usaha, dan keyakinan/ kepercayaan. Dari keempat unsur tersebut merupakan satu rangkaian kesatuan yang tidak tepisahkan.
A. Cita-cita
Menurut kamus umum bahasa Indonesia, yang disebut cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa mendatang.
Iya atau tidaknya cita-cita seseorang tercapai bergantung oleh 3 faktor yaitu :
Faktor manusia yang mau mencapai cita-cita ditentukan oleh kualitas manusianya. Apabila orang yang tidak berkemauan, maka apa yang dia cita-cita merupakan sebuah khayalan saja.
Faktor kondisi yang mempengaruhi tercapainya cita-cita, pada umumnya dapat disebut yang menguntungkan atau yang menghambat.
Faktor tingginya cita-cita yang merupakan faktor ketiga dalam mencapai cita-cita.
B. Kebajikan
Kebajikan atau kebaikan adalah perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika.
Sesuatu yang baik bagi masyarakat, belum tentu baik oleh segelintir orang yang ada si dalam wilayah bermasyarakat itu. Dengan demikian seseorang harus menuruti kepada apa yang baik bagi masyarakat atau orang banyak. Namun baik atau buruk dilihat menurut suara hati sendiri, meskipun harus diukur dengan pendapat umum. Tetapi janganlah suara hati atau pendapat kita diperkosa begitu saja.
C. Usaha dan perjuangan
Usaha dan perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Setiap manusia harus kerja keras untuk melanjutkan hidupnya. Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak atau ilmu maupun dengan tenaga atau jasmani atau dengan kedua-keduanya.
D. Keyakinan atau kepercayaan
Keyakinan atau kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan. Menurut Prof.Dr.Harun Nasution, ada tiga aliran filsafat, yaitu
Aliran Naturalisme : aliran yang menghubungkan bahwa kekuatan gaib adalah kekuatan yang tertinggi.
Aliran intelektualisme : aliran yang berdasarkan dari logika dan akal.
Aliran Gabugan : aliran yang menggabungkan antara kekuatan gaib dan logika atau akal.
Manusia dan Kegelisahan
Salah satu dari bagian kehidupan manusia yang sekian banyak dialami oleh manusia salah satunya adalah kegelisahan.
Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti tidak tenteram hatinya selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hari maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya tidak sabar ataupun dalam kecemasan.
Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan karena itu dalam kehidupan sehari hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan kekhawatiran ataupun ketakutan definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi.
Kegelisahan yang timbul dalam diri kita sebenarnya dibuat oleh kita sendiri, kita ciptakan mereka di dalam pikiran kita melalui ketidakmampuan ataupun kegagalan untuk mengerti bahaya perasaan keakuan dan melalui khayalan yang melambung serta kesalahan dalam menilai setiap kejadian atau benda. Hanya jika kita dapat melihat suatu kejadian atau benda dengan apa adanya, bahwa tidak ada sesuatu apa pun yang kekal di dunia ini dan bahwa keakuan kita sendiri merupakan khayalan liar yang membawa kekacauan dalam pikiran yang tidak terlatih.
Bentuk kegelisahan antara lain :
1. Keterasingan
Terasing, diasingkan atau sedang dalam keterasingan sudah ada sejak puluhan bahkan ribuan tahun lamanya. Dimana terasing pada dasarnya dapat didefinisikan sebagi bentuk kehilangan eksistensi diri yang disebabkan tidak adanya pengakuan tentang keberadaan kita “secara hakikat” atau dengan kata lain merasa tersisihkan dan termarjinalkan oleh diri sendiri dan orang lain dalam pergaulan atau mayarakat. Keterasingan disebabkan oleh dua faktor, yaitu (1) Faktor intern, atau fakor yang berasal dari dalam diri sendiri seperti merasa berbeda dengan orang lain, rendah diri dan bersikap apatis dengan lingkungan. (2) Faktor ekstern, yaitu faktor yang berasal dari luar diri. Faktor ini pun bias bersumber pad afaktor yang pertama.
2. Kesepian
Aplikasi dan perwujudan dari terasing adalah kesepian. Jika seseorang sudah merasa diasingkan maka orang tersebut akan mengalami kesepian dalam diri dan lingkunga sehingga merasa sepia tau kesepian. Jika hal ini terus dibiarkan maka orang tersebut akan kehilangan unsur dan karakter unik dalam dirinya senhingga dia pun sulit untuk mengenali dirinya.
3. Ketidakpastian
Merupakan wujud atau keadaan yang tidak pasti, tidak tentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, atau keadaan tanpa arah dan asal usul yang jelas. Misalkan seseorang cowo yang sedang jatuh cinta dan menyatakan cinta (menembak) seseorang cewe, dimana seseorang tersebut akan gelisah karena akan menunggu jawaban dari xewe tersebut, karena jawabannya yang belum pasti atau belum kita ketahui. Atau contoh lain saat kita sedang menunggu hasil ujian dimana kita dapat lulus atau tidak.
rederensi :
http://filsafat.kompasiana.com/
bab10-manusia_dan_kegelisahan
http://kmbui.net/
Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti tidak tenteram hatinya selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hari maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya tidak sabar ataupun dalam kecemasan.
Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan karena itu dalam kehidupan sehari hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan kekhawatiran ataupun ketakutan definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi.
Kegelisahan yang timbul dalam diri kita sebenarnya dibuat oleh kita sendiri, kita ciptakan mereka di dalam pikiran kita melalui ketidakmampuan ataupun kegagalan untuk mengerti bahaya perasaan keakuan dan melalui khayalan yang melambung serta kesalahan dalam menilai setiap kejadian atau benda. Hanya jika kita dapat melihat suatu kejadian atau benda dengan apa adanya, bahwa tidak ada sesuatu apa pun yang kekal di dunia ini dan bahwa keakuan kita sendiri merupakan khayalan liar yang membawa kekacauan dalam pikiran yang tidak terlatih.
Bentuk kegelisahan antara lain :
1. Keterasingan
Terasing, diasingkan atau sedang dalam keterasingan sudah ada sejak puluhan bahkan ribuan tahun lamanya. Dimana terasing pada dasarnya dapat didefinisikan sebagi bentuk kehilangan eksistensi diri yang disebabkan tidak adanya pengakuan tentang keberadaan kita “secara hakikat” atau dengan kata lain merasa tersisihkan dan termarjinalkan oleh diri sendiri dan orang lain dalam pergaulan atau mayarakat. Keterasingan disebabkan oleh dua faktor, yaitu (1) Faktor intern, atau fakor yang berasal dari dalam diri sendiri seperti merasa berbeda dengan orang lain, rendah diri dan bersikap apatis dengan lingkungan. (2) Faktor ekstern, yaitu faktor yang berasal dari luar diri. Faktor ini pun bias bersumber pad afaktor yang pertama.
2. Kesepian
Aplikasi dan perwujudan dari terasing adalah kesepian. Jika seseorang sudah merasa diasingkan maka orang tersebut akan mengalami kesepian dalam diri dan lingkunga sehingga merasa sepia tau kesepian. Jika hal ini terus dibiarkan maka orang tersebut akan kehilangan unsur dan karakter unik dalam dirinya senhingga dia pun sulit untuk mengenali dirinya.
3. Ketidakpastian
Merupakan wujud atau keadaan yang tidak pasti, tidak tentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, atau keadaan tanpa arah dan asal usul yang jelas. Misalkan seseorang cowo yang sedang jatuh cinta dan menyatakan cinta (menembak) seseorang cewe, dimana seseorang tersebut akan gelisah karena akan menunggu jawaban dari xewe tersebut, karena jawabannya yang belum pasti atau belum kita ketahui. Atau contoh lain saat kita sedang menunggu hasil ujian dimana kita dapat lulus atau tidak.
rederensi :
http://filsafat.kompasiana.com/
bab10-manusia_dan_kegelisahan
http://kmbui.net/
Manusia dan Keadilan
Dalam hidup dan kehidupan, setiap manusia dalam melakukan aktifitasnya pasti pernah menemukan perlakuan yang tidak adil atau bahkan sebaliknya, melakukan hal yang tidak adil. Dimana pada setiap diri manusia pasti terdapat dorongan atau keinginan untuk berbuat kebaikan “jujur”. Tetapi terkadang untuk melakukan kejujuran sangatlah tidak mudah dan selalui dibenturkan oleh permasalahan – permasalahan dan kendala yang dihadapinya yang kesemuanya disebabkan oleh berbagai sebab, seperti keadaan atau situasi, permasalahan teknis hingga bahkan sikap moral.
Keadilan pada dasarnya merupakan sebuah kebutuhan mutlak bagi setiap manusia dibumi ini dan tidak akan mungkin dapat dipisahkan dari kehidupan.
Ada beberapa pengertian keadilan, antara lain :
Keadilan pada dasarnya merupakan sebuah kebutuhan mutlak bagi setiap manusia dibumi ini dan tidak akan mungkin dapat dipisahkan dari kehidupan.
Ada beberapa pengertian keadilan, antara lain :
· Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah antara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem ini menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama, kalau tidak sama, maka masing – masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelangggaran terjadap proporsi tersebut disebut tidak adil.
· Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasaannya dikendalikan oleh akal.
· Socrates memproyeksikan keadilan pada pemerintahan. Menurut Socrates, keadilan akan tercipta bilamana warga Negara sudah merasakan bahwa pemerintah sudah melakukan tugasnya dengan baik.
· Dalam Al-qur’an dari akar kata 'adl itu, yaitu sesuatu yang benar, sikap yang tidak memihak, penjagaan hak-hak seseorang dan cara yang tepat dalam mengambil keputusan hendaknya kalian menghukumi atau mengambil keputusan atas dasar keadilan. Secara keseluruhan, pengertian-pengertian di atas terkait langsung dengan sisi keadilan, yaitu sebagai penjabaran bentuk-bentuk keadilan dalam kehidupan. Dari terkaitnya beberapa pengertian kata ‘adl dengan wawasan atau sisi keadilan secara langsung itu saja, sudah tampak dengan jelas betapa porsi "warna keadilan" mendapat tempat dalam Al-qur’an
· Kong Hu Cu berpendapat bahwa keadilan terjadi apabila anak sebagai anak, bila ayah sebagai ayah, bila raja sebagai raja, masing-masing telah melaksanakan kewajibannya. Pendapat ini terbatas pada nilai-nilai tertentu yang sudah diyakini atau disepakati.
Menurut pendapat umum Keadilan adalah pengakuan atas perbuatan yang seimbang, pengakuan secara kata dan sikap antara hak dan kewajiban. Setiap dari kita “manusia” memiliki itu “hak dan kewajiban”, dimana hak yang dituntut haruslah seimbang dengan kewajiban yang telah dilakukan sehingga terjalin harmonisasi dalam perwujudan keadilan itu sendiri.
Keadilan itu sendiri memiliki sifat yang bersebrangan dengan dusta atau kecurangan. Contohnya misalkan kasus korupsi yang marak terjadi di Negara kita Indonesia. Jelas korupsi ini merupakan tindakan yang tidak adil, karena uang yang diambil tersebut merupakan uang dari rakyat. Sehingga, mereka yang korupsi sudah mengambil hak-hak rakyat Indonesia. Yang apabila tidak dikorupsi justru dapat mensejahterakan kehidupan rakyat Indonesia khususnya warag Indonesia yang tergolong ekonominya rendah.
Ada beberapa faktor yang dapat menimbulkan kecurangan antara lain :
Menurut pendapat umum Keadilan adalah pengakuan atas perbuatan yang seimbang, pengakuan secara kata dan sikap antara hak dan kewajiban. Setiap dari kita “manusia” memiliki itu “hak dan kewajiban”, dimana hak yang dituntut haruslah seimbang dengan kewajiban yang telah dilakukan sehingga terjalin harmonisasi dalam perwujudan keadilan itu sendiri.
Keadilan itu sendiri memiliki sifat yang bersebrangan dengan dusta atau kecurangan. Contohnya misalkan kasus korupsi yang marak terjadi di Negara kita Indonesia. Jelas korupsi ini merupakan tindakan yang tidak adil, karena uang yang diambil tersebut merupakan uang dari rakyat. Sehingga, mereka yang korupsi sudah mengambil hak-hak rakyat Indonesia. Yang apabila tidak dikorupsi justru dapat mensejahterakan kehidupan rakyat Indonesia khususnya warag Indonesia yang tergolong ekonominya rendah.
Ada beberapa faktor yang dapat menimbulkan kecurangan antara lain :
1. Faktor ekonomi
2. Kebudayaan
3. Teknis
Sumber :
Sumber :
http://filsafat.kompasiana.com/2010/04/28/manusia-dan-keadilan/
http://bugsranger.blogspot.com/2009/11/manusia-dan-keadilan-soft-skill-ibd.html
www.contohskripsitesis.com/.../Tugas%20Makalah%20Konsep%20Keadilan. doc
Merakit Persaudaraan dan Solidaritas
Dan beliau Salallahu alaihi wasallam juga bersabda:Perumpamaan orang-orang mukmin dalam saling cinta, saling belaskasihnya dan saling perhatiannya laksanan badan jika salah satuanggota ada yang sakit, maka yang lainnya merasa mengeluh danpanas .[Muttafaqun alaih].
Landasan dan dasar persaudaraan dan solidaritas
Menurut Islam, bangunan persaudaraan dan solidaritas hanya bisaditegakkan di atas aqidah dan manhaj yang sahih, karena persaudaraantanpa adanya landasan -yang jelas dan kokoh yang mampu menyatukanberbagai kepentingan, ambisi dan keinginan- merupakan suatu hal yangmustahil. Maka memperjelas landasan dan manhaj persaudaraan itu lebihpenting daripada persaudaraan itu sendiri, kecuali yang dikehendakidari persaudaraan tersebut hanya berbaris dan bersatu secara jasadyang hampa dari nilai ketaqwaan, keimanan dan moralitas agama. Olehsebab itu para rasul khususnya nabi Muhammad diperintahkan terlebihdahulu untuk menegakkan agama dan jangan berpecah-belah dalam menerimakebenarannya sebagaimana dalam firmanNya, yang artinya: Dia telahmensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkanNyakepada Nuh dan apa yang telah kami wahyukan kepadamu dan apa yangtelah kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlahagama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya . [Asy-Syura: 13].
Jadi persaudaraan yang kita inginkan adalah persaudaraan yang mampumenjamin kesamaan ideologi, pemikiran, misi, visi, prinsip danpandangan hidup tanpa harus menghilangkan kemerdekaan beraspirasi,berkreasi dan berkomunikasi, asalkan masih dalam koridor yangdibolehkan Aqidah Islam.
Dengan melandaskan persaudaraan dan solidaritas di atas aqidah, kitabisa dengan mudah menghancurkan dan meluluhkan segala bentuk kebatilan. Apabila bentuk persaudaraan tidak seperti di atas, maka Umat Islamhanya menjadi bulan-bulanan umat lain dan menjadi obyek dari berbagaikepentingan belaka. Dalam hal ini Rasulallah Salallahu alaihi wasallamtelah memberi peringatan cukup jelas tentang kondisi Umat Islam, biladalam hidupnya keluar dari Aqidah Islam dan lebih memilih keduniaan [artinya]: Hampir-hampir umat lain bersekongkol mengeroyok kalian sepertiorang-orang makan mengeroyok makanan dari nampan. Seorang bertanya:Apakah kita di saat itu sedikit Wahai Rasulallah Beliau menjawab:Bahkan kalian banyak tetapi kalian seperti buih banjir. Dan Allahmengambil dari hati-hati musuhmu rasa takut terhadap kalian, laluAllah memasukkan di hatimu [penyakit] wahan. Kami [para sahabat]bertanya: Wahai Rasulallah apa itu wahan. Beliau menjawab: Cintadunia dan benci mati. [HR Ahmad dan Abu Daud]
Penyebab Perpecahan dan Pertikaian Umat Islam
Perpecahan bukanlah semata-mata takdir dan ketentuan sunatullah akantetapi sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor manusiawi.
Adapun foktor-faktor yang dominan menjadi pemicu perpecahan dikalangan Umat Islam antara lain:
· Bercampurnya ajaran kesyirikan dan kebid'ahan dengan ajaranIslam sehingga sebagian Umat Islam sudah tidak mampu membedakanantara ajaran yang murni dengan ajaran yang batil.
· Bodohnya sebagian Umat Islam terhadap ajaran Islam yang murnidan sangat lemah untuk mempelajari ajaran islam secara benar.
· Fanatis dan taklid buta terhadap kelompok, tokoh atau figur.
· Lebih senang mengedepankan keinginan hawa nafsu denganmengorbankan nilai-nilai keimanan.
· Mendahulukan akal dan logika belaka daripada nash-nash Al-Qur'andan hadits.
Kiat-kiat untuk merealisasikan persaudaraan dan solidaritas
Pemurnian tauhid dan luruskan aqidah serta bersihkan kesyirikan,bid'ah, takhayul dan khurafat, karena tidak mungkin kita menyatukanumat dalam satu barisan sementara masih ada perbedaan yangfondamental dalam masalah aqidah
Firman Allah SWT, artinya: Dan janganlah kamu termasuk orang-orangyang mempersekutukan Allah. Yaitu orang-orang yang memecah belahagama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiapgolongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka. [Ar-Rum:31-32].
Persaudaraan dan solidaritas yang selalu mengedepankan ilmu dancinta ulama, sebab ilmu adalah kunci perekat nilai persaudaraan,semakin tinggi kesadaran ilmu agama seseorang semaikin tinggi ilmuruhiyah persaudaraan yang ia perjuangkan.
Sabda Rasulullah:
Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah kebaikan pada dirinya, makaia difahamkan dalam urusan agama . [Mutafaq 'Alaih]
Mampu menundukkan nafsu dan keinginannya di bawah apa yangdibawa oleh Rasulallah.
Sabda Rasulullah:
Tidaklah beriman diantara kalian sehingga ia memperturutkanhawa-nafsunya dengan apa yang aku bawa dan tidak melenceng darinya.
Menanggalkan segala bentuk fanatis terhadap figur, kelompok dangolongan tertentu dan hanya fanatis terhadap Aqidah Islam.Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah danRasulNya dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah MahaMendengar lagi Maha Mengetahui .
Memerangi segala bentuk taklid yang membabi-buta yangmengalahkan obyektifitas dalam memerima dali-dalil kebenaran.
Dan janganlah mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuantentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanyaitu akan akan diminta pertanggungan jawabnya. [Al-Isra': 36].
Hak dan kewajiban dalam hidup bersaudara
Saling mengasihi dan menyayangi antara sesama saudara mukminberdasarkan sabda Rasulallah salallahu alaihi wasallamTidaklah beriman diantara kalian sehingga saudaranya lebih dicintaidari pada dirinya sendiri.
Saling memberi pertolongan dan bantuan dalam segala keperluandan kebutuhan
Barangsiapa yang menghilangkan kesulitan dari saudara mukmin, makaAllah akan menghilangkan kesulitan darinya di hari Kiamat, danbarangsiapa yang memudahkan orang sedang dalam kesulitan, maka Allahakan memudahkannya di dunia dan akhirat. [HR. Muslim].
Saling mengujungi dan menziarahi, karena hal tersebut akanmenumbuhkan persaudaraan dan mendatangkan rahmat dari Allah sertaakan diluarkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya.
Barang siapa yang senang diluaskan rizkinya dan ditunda umurnya,maka hendaklah bersilaturrahmi.
Saling menjaga nama baik, kehormatan dan harga diri berdasarkansabda Rasulallah Salallahu alaliwasalllam:Ketahuilah sesungguhnya darah kalian, harta kalian dan kehormatankalian menjadi haram terhadap kalian seperti haramnya bulan kalianini dan negeri kalian ini. [HR. Ahmad].
Saling mendoakan dan memohonkan ampun kepada Allah, sebagaimanafirman Allah, artinya: Dan orang-orang yang datang setelah mereka [Muhajirindan Anshar], mereka berdoa: Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dansaudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, danjanganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadaporang-orang yang beriman; Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau MahaPenyantun lagi Maha Penyayang. [Al-Hasyr: 10].
Sumber / quote : http://kumpulanartikelislami.blogspot.com/
Langganan:
Postingan (Atom)
